Kamis, 06 Juni 2013

MENJAGA KESEHATAN MATA



KESEHATAN MATA

Sebenarnya ada 7 cara mudah untuk menjaga kesehatan mata, pada artikel kali ini kami berikan berbagai tips supaya indera penglihatan kita baik anak maupun dewasa  ini tidak terkena penyakit seperti minus, plus ataupun katarak. Mengapa kita harus menjaganya? Tahukah anda menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 45 juta penderita kebutaan di planet bumi dan ternyata sepertiganya berada di wiliayah Asia Tenggara, tempat kita tinggal. Di Indonesia diperkirakan ada satu orang menjadi buta tiap menitnya dan di dunia diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit.
Selain perbanyak makan wortel, ada beberapa hal yang harus dilakukan supaya mata kita tetap sehat. Seperti yang dikutip blogbintang[dot]com dari wolipop.detik.com, ada 7 tips mudah yang bisa dilakukan setiap orang dalam menjaga kesehatan indera penglihatan ini.


1. Diet yang Seimbang
Ternyata diet ada hubungannya dengan kesehatan mata, jadi saat melakukan program diet dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dengan sayuran dan buah-buahan. Selalu pilih makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E karenadapat meningkatkan kesehatan mata manusia. Selain itu, memakan ikan salmon juga dapat memberikan efek yang sangat baik.
2. Hindari Kebiasaan Hidup Buruk
Cara ini sebenarnya berlaku untuk menjaga kesehatan seluruh badan yaitu menghindari minumanng ya beralkohol dan menghilangkan kebiasaan merokok. Para ilmuwan mengatakan, merokok dapat membuat mata katarak, degenerasi makula (hilangnya ketajaman penglihatan), serta kerusakan saraf pada mata. Dan terlalu banyak minum alkohol dapat membuat reaksi pupil jadi tidak stabil, pandangan kabur hingga rabun mata.
3. Rutin Melakukan Pemeriksaan Mata
Seringkali manusia modern tidak menyadari bahwa stres karena sebuah pekerjaan dapat berdampak ke mata yang tidak sehat. Maka dari itu, perisakanlah mata anda secara rutin agar terhindar dari penyakit yang mungkin menyerang mata.
4. Senam Mata
Bagaimana cara melakukan senamnya? gampang kok. Buka lebar-lebar kedua mata Anda. Lalu , putar bola mata ke atas, bawah, kiri, dan kanan selama dua detik dan tutup mata secara perlahan. Ulangi beberapa kali saat Anda sedang santai. Hal ini dapat mengurangi dampak mata stres karena radiasi sinar matahari atau komputer.
5. Mengetahui Sejarah Mata dalam Keluarga
Kemungkinan penyakit mata bisa muncul karena faktor keturunan. Maka daripada itu, mengetahui sejarah mata dalam keluarga anda sendiri adalah hal yang sangat penting. Dengan mengetahuinya, kita sebagai anak dapat mencegah agar penyakit mata turunan dengan mengkonsultasikannya pada dokter.
6. Pakai Pelindung Mata
Kacamata bisa dipakai untuk melindungi mata dari sinar matahari atau debu saat berolahraga atau aktivitas lainnya. Banyak kacamata yang dirancang khusus untuk olahraga tertentu untuk menghindari terjadinya cedera mata. Jadi, hindarilah penggunaan sunglasses hanya karena ingin bergaya.
7. Istirahat yang Cukup
Sama seperti tubuh, mata juga butuh istirahat yang cukup. Menahan diri untuk tidak menonton televisi terlalu lama, atau berjam-jam di depan komputer padahal tidak sedang bekerja. Dengan begitu, mata Anda tidak kelelahan serta mendapatkan istirahat yang cukup.
Itulah berbagai tips yang bisa kita gunakan dalam menjaga kesehatan mata supaya kita tidak terkena penyakit seperti minus, plus ataupun katarak. Jika anda memiliki cara lainnya, silahkan share pada artikel ini.

MENAMBAH TINGGI BADAN DENGAN CARA ALAMI




Cara Menambah Tinggi Badan Dengan Cara Alami



Cara Menambah Tinggi badan Dengan Cara Alami - Tinggi badan adalah salah satu hal yang paling penting dalam menunju7ang penampilan, Meski demikian bukan berati tinggi badan mutlak dibutuhkan dalam anda bersosiali sai dalam pergaulan. Selain memerlukan asupan nutrisi yang tepat, Memperoleh tinggi badan yang ideal juga harus dimulai sejak usia masih kanak-kanak. Pola makan, kebiasaan sehari-hari dan gaya hidupsehat adalah faktor terpenting dalam memperoleh tinggi badan yang diinginkan.

Berikut ini cara  menambah tinggi badan secara alami:

1. Tidur siang Terbukti mampu menambah tinggi badan. Itu dikarenakan saat kita tidur siang hormon pertumbuhan (Growth Hormone) lebih aktif bekerja. Tidur siang yg nyenyak jg memberikan rasa rileks pada tubuh. Ini dapat mengurangi stres, terhindar dari penyakit jantung dan memperpanjang umur. Beberapa penelitian jg menyebutkan bahwa tidur siang mampu meningkatkan produktivitas, kreativitas dan kemampuan para pekerja. Lama waktu tidur siang yg baik adalah sekitar 15 menit sampai 1 jam. Sedangkan tidur malam minim 6 jam sampai 8 jam. Dan tentu saja tidur malam lebih penting dan sebaiknya selalu teratur serta cukup.

2. Posisi Tidur Cara meninggikan badan dengan memposisikan tubuh lurus saat tidur dapat membantu juga. Tapi saya melakukan itu setiap tidur dan terbukti berhasil. Walaupun, memang posisi tidur seperti itu menyiksa bagi saya. Mungkin saja dengan posisi seperti itu proses pertumbuhan lebih optimal. Tubuh terlentang, kaki dan tangan lurus.

3. Konsumsi Protein Makanan dan minuman yg banyak mengandung protein dan kalsium tinggi jg dapat meninggikan badan. Terutama susu yg memiliki kandungan gizi yg sangat lengkap. Dan sebaiknya minum susu saat akan tidur malam karena penyerapan gizi lebih optimal di waktu tidur malam.

4. Olahraga Olahraga juga penting bagi pertumbuhan. Renang dan basket adalah olahraga yang efektif menambah tinggi badan. Kalaupun anda terlalu sibuk dan tidak bisa melakukannya, coba untuk tiap hari melompat sebanyak 10x. Lebih baik lagi memasang target untuk dilampaui. Jadi, semisal anda punya lemari yang tinggi. Nah, usahakan terus melompat melebihi lemari itu. Memang butuh waktu berbulan-bulan tapi anda jangan putus asa, karena hasilnya akan sepadan. Tidak harus lemari, gunakan garis atau apapun sebagai target yang tidak bisa anda jangkau.

5. Hindari membungkuk Jangan memposisikan diri membungkuk. Ada kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya salah bagi kesehatan. Posisi duduk dan berdiri bungkuk dapat menghambat pertumbuhan. Apalagi tidur di atas meja saat belajar atau bekerja.
Sebaiknya usaha untuk membuat badan lebih tinggi dilakukan sebelum seseorang dewasa, karena paling baik adalah masa pertumbuhan. Jika sudah dewasa bebarapa cara di atas bias bermanfaat tapi prosesnya tidak bisa dengan cepat.

PENYAKIT LUPUS



Penyakit Lupus


          Di artikel ini saya akan membahas jenis-jenis penyakit lupus. Tapi sebelumnya mari kita bahas sedikit tentang apa itu penyakit lupus? Lupus adalah sejenis penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan kronis dan serangan terhadap jaringan dan organ tubuh. Hal ini juga dapat dianggap sebagai jenis penyakit arthritis.

          Gejala penyakit lupus bervariasi pada setiap orang. Namun, penyakit ini memiliki tanda dan gejala umum seperti sering kelahan, demam, nyeri sendi, dan kaku. Berikutnya terdapat ruam berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung, nyeri dada, sesak napas, sakit kepala, kebingungan, dan lesi kulit yang memburuk saat terkena sinar matahari.

Dan berikut ini beberapa jenis penyakit lupus :

1.Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Lupus jenis ini eritematosus sistemik adalah bentuk paling umum dari lupus. SLE memengaruhi beberapa organ tubuh sekaligus, dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan menyebabkan peradangan. Sedangkan penyebabnya belum diketahui sampai sekarang. Lupus jenis ini diyakini memiliki faktor genetik, faktor lingkungan, dan hormonal. SLE juga mendominasi sekitar 70 persen dari semua kasus lupus di dunia.

2. Drug-Induced Lupus Erythematosus

Bentuk lupus ini, sesuai dengan namanya, dipicu oleh obat-obatan tertentu. Tanda-tanda dan gejala yang khas lupus ini termasuk nyeri sendi, nyeri otot, dan demam. Bagaimanapun, lupus jenis ini memengaruhi tubuh secara sistemik, sehingga organ-organ lain tidak terpengaruh.

Lupus ini dipicu sebagian besarnya karena kondisi kronis penyakit lainnya. Misalnya seseorang suka menderita kejang, rheumatoid arthritis, TBC, detak jantung yang tidak teratur, dan tekanan darah tinggi. Setelah pemakaian obat dihentikan, gejala lupus biasanya akan hilang dalam waktu enam bulan. Perlu dicatat bahwa lupus yang bergantung pada obat-obat tertentu ini tidak akan menempatkan seseorang pada risiko yang lebih tinggi terkena lupus.


3. Childhood Lupus

Bentuk lupus ini umumnya memengaruhi anak-anak dalam cara yang sama seperti lupus yang mempengaruhi orang dewasa. Hal ini dapat lebih spesifik pada anak-anak, namun, lupus pada anak lebih berdampak serius memengaruhi ginjal dibandingkan organ lain.

Lupus childhood juga terjadi dan berkembang lebih sering daripada lupus dewasa. Tanda dan gejalanya sama dengan SLE. Lupus jenis ini lebih sulit diobati. Dokter sering kali mengingatkan risiko lupus ini bisa diderita sang anak dalam jangka panjang, apalagi jika si anak menjalani terapi dan obat-obatan. Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping yang dapat memengaruhi anak di kemudian hari.

Lupus bisa menjadi penyakit melemahkan yang dapat menurunkan kualitas kesehatan individu secara drastis. Meskipun tidak ada pengobatan definitif saat ini atau obat, namun lupus dapat dikelola secara efektif untuk mengurangi efek memburuknya.

Karena tanda-tanda dan gejala untuk lupus bisa mirip dengan penyakit lain, ada baiknya anda mencari orang yang mengerti tentang penyakit ini. Tujuannya, untuk menghindari kesalahan diagnosis. Jika Anda mencurigai diri anda memiliki lupus atau mengalami gejalanya, pastikan memeriksakan kesehatan anda kepada dokter profesional.

4. Neonatal Lupus Erythematosus (NLE)

Ini adalah suatu bentuk lupus yang paling jarang terjadi. Lupus jenis ini berpotensi memengaruhi bayi yang lahir dari ibu yang menderita lupus. Ini terjadi ketika antibodi lupus ibu bereaksi atas bayi dalam kandungan. Sehingga setelah lahir, bayi dapat memiliki ruam kulit, tingkat sel darah putih yang rendah, dan masalah hati.

Dalam kebanyakan kasus, bayi yang terkena lupus jenis ini akan pulih pada akhirnya. Ini artinya, efeknya tidak seumur hidup. Dalam beberapa kasus, NLE dapat menyebabkan cacat jantung. Bayi anda mungkin memerlukan alat pacu jantung semasa hidupnya. Anda sebaiknya membicarakan dengan dokter anda tentang lupus jenis ini.

5. Cutaneous Lupus Erythematosus (CLE)

Jenis lupus ini terbatas pada penampakan kulit, tetapi juga dapat terjadi bersama dengan lupus jenis SLE. Gejala lupus terbatas pada kulit berupa ruam, lesi, kehilangan rambut, pembuluh darah melebar (sehingga mereka dapat dilihat melalui kulit), bisul, dan kepekaan terhadap matahari. Ada tiga jenis CLE.

Pertama, subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE). Jenis lupus ini menyebabkan 10 persen dari kesleuruhan lupus CLE. Sebanyak 50 persen dari individu yang terkena SCLE akhirnya berkembang menjadi lupus jenis SLE. Meskipun ada lesi kulit terkait dengan SCLE, lesi tersebut biasanya tidak meninggalkan bekas.

Kedua, discoid cutaneous lupus erythematosus atau DLE. Bentuk kulit ditandai dengan warna merah, ruam kulit semakin jelas dan akhirnya menjadi bersisik atau berubah menjadi warna coklat tua. Mereka yang menderita DLE sebagian besarnya ruam ini muncul di wajah dan kulit kepal. Lesi juga bisa muncul sebagai bentuk luka di mulut atau hidung, dan dapat meninggalkan bekas luka. Saat ini, tidak ada korelasi apakah DLE dapat menyebabkan SLE di kemudian hari.

Ketiga, tumid lupus. Lupus jenis ini menyebabkan pembengkakan pada kulit. Individu yang terkena tumid lupus biasanya badannya membengkak, misalnya saat terkena sinar matahari. Pada tubuhnya kemudian terdapat plak.

Oke, itu dia penjelasan mengenai jenis penyakit lupus.
Semoga bermanfaat !!! ^__^

Jumat, 10 Mei 2013

WASPADAI PENYAKIT


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjalYiJE6fRmwSDd851A7rhwT3pL7ntOeY8QtP64BmqWN6T0jaG2PhVVaVq-d-m3xNTmuIeRTQdmsjlu1HyaFkdzq-onmhhLjAnso_iSYi1BLPzdICFw1I-sbXKe0jwilAioQxVBgbzBccF/s320/serangan-jantung.jpg
            Penyakit juga seperti jelangkung, datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan dan aba-aba terlebih dulu. Mending kalau kita siap secara mental maupun fisik serta keuangan untuk menghadapi penyakit yang sering datang mendadak ini. Kalau tidak, alamat berakibat fatal. Karena itu, selain menjaga agar tubuh selalu sehat, kita juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang sering datang tiba-tiba serta solusi dan cara penanganannya.

Oke, berikut ini beberapa jenis penyakit yang sering datang tiba-tiba tak megenal waktu dan tempat seperti :

1. Sakit kepala

Banyak orang sering mengalami sakit kepala sebelah atau migrain. Secara tiba-tiba terserang migrain memang amat mengganggu. Berhati-hatilah, keseringan sakit kepala berat merupakan sinyal aneurisma otak. Jika dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit. Kebiasaan merokok dan memiliki riwayat keluarga menderita aneurisma, semakin memperbesar peluang terkena penyakit tersebut.

2. Gigi berdenyut

Menderita gigi berdenyut memang menyiksa dan terasa tidak nyaman. Gigi sering berdenyut menjadi sinyal adanya kerusakan pada saraf gigi. Bisa disebabkan karena enamel gigi retak atau membusuk. Jika tidak segera diatasi bisa membuat bakteri dalam mulut yang dapat menginfeksi saraf dengan mudah.

3. Nyeri di satu sisi

Jika Anda sering merasa seolah-olah sedang ditusuk di bagian kanan yang disertai juga mual dan demam, bisa menjadi pertanda Anda mengalami usus buntu. Kemungkinan lain, bisa menjadi pertanda adanya kista ovarium.

4. Nyeri di dada

Sering merasa nyeri dada, bisa jadi itu sinyal adanya masalah jantung. Gejala ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Ada kalanya, gejala hanya berupa, dada terasa ditekan disertai dengan kelelahan, sakit tenggorokan atau sesak nafas.

5. Perut kembung

Perut kembung dan terasa seperti banyak gas memang tak enak. Gejala ini sering dialami wanita saat menstruasi. Namun, berhati-hatilah. Perut kembung bisa menjadi tanda terburuk dari kanker ovarium.

Pada tahun 2007, Gynecologic Cancer Foundation merilis konsensus nasional pertama mengenai gejala awal, seperti bengkak, nyeri panggul atau perut dan kesulitan makan selama lebih dari dua hingga tiga minggu.

6. Kesemutan di jari kaki

Sering mengalami kesemutan pada jari kaki menjadi sinyal adanya saraf tulang belakang tertekan oleh bantalan tulang di tulang belakang. Jika dibiarkan terus-menerus, Anda berisiko mengalami kerusakan saraf permanen dan membuat jari kaki Anda mati rasa.

7. Kaki bengkak

Betis terlihat bengkak, merah atau hangat saat disentuh? Anda mungkin menderita trombosit vena (DVT), atau dikenal sebagai penggumpalan darah. Risiko ini sering terjadi pada orang yang melakukan penerbangan selama berjam-jam, perokok dan wanita yang mengonsumsi pil KB juga berisiko tinggi mengalami penggumpalan darah.

Nah, ternyata banyak juga penyakit yang sering datang tiba-tiba tanpa peringatan lebih dulu. Karena itu jagalah selalu kesehatan Anda dan bekali diri untuk kemungkinan tersebut.